Praktik Produksi Pangan yang Baik (CPPB / GMP) : Apakah wajib untuk Industri Kecil?

This is the post excerpt.

Advertisements

Mungkin kita pernah atau bahkan belum pernah mendengar tentang GMP namun apa sih itu GMP ?

GMP ialah cara produksi yang memperhatikan keamanan pangan dengan cara mencegah kontaminasi fisik (staples, kaca, dll), kimia (bahan tambahan ilegal, pestisida, dll), dan biologi (serangga, bakteri, dll), mematikan jasad renik patogen, dan mengendalikan proses produksi. Intinya GMP merupakan upaya yang dilakukan untuk memastikan produk yang dihasilkan bermutu baik, layak konsumsi, dan aman. GMP sendiri menjadi dasar dari penerapan HACCP. Penerapan GMP  tidak membedakan skala industri baik besar maupun kecil.

Bagaimana dong untuk industri kecil ?

Untuk IRT (industri rumah tangga) telah terdapat pedoman pelaksanaan GMP / CPPB pada peraturan BPOM HK..03. 1.23.04.12.2206 (2012). Pelaksanaan GMP tersebut meliputi berbagai hal yakni,

    • Lingkungan Produksi

mencakup hal – hal yang berkaitan dengan lokasi IRT dan lingkungan sekitar tempat produksi

    • Ruang Produksi

Mencakup Desain & tata letak tempat produksi, lantai, dinding, langit – langit, pintu, jendela, lubang angin, kelengkapan ruang produksi, dan tempat penyimpanan

    • Peralatan Produksi

Mencakup bahan peralatan, kondisi permukaan yang kontak langsung dengan pangan, tata letak sesuai urutan proses, dan pemeliharaan agar berfungsi dengan baik

    • Suplai air

Mencakup suplai air yang jumlahnya cukup dan layak untuk dikonsumsi dan digunakan dalam proses produksi makanan

    • Fasilitas dan Kegiatan Higiene dan Sanitasi

Mencakup Alat cuci/pembersih, Fasilitas higiene karyawan dan Kegiatan higiene dan sanitasi

    • Pengendalian Hama

Mencakup upaya pencegahan masuknya hama ke area produksi dan pemberantasan hama

    • Kontrol proses

Pada kontrol proses terdapat beberapa parameter yang perlu diperhatikan yakni,

  1. Penetapan spesifikasi bahan baku
  2. Penetapan komposisi dan formulasi bahan
  3. Penetapan cara produksi yang baku
  4. Penetapan jenis, ukuran, dan spesifikasi kemasan
  5. Penetapan keterangan lengkap tentang produk
    • Kesehatan Hygiene Karyawan

Mencakup kesehatan karyawan yang bekerja dan perilaku hygiene karyawan dalam memproduksi produk pangan

    • Label Pangan -> disesuaikan dengan pp 69 / 1999
    • Penyimpanan

Mencakup pemisahan tempat penyimpanan antara produk jadi, bahan baku, bahan pengemas & label serta tempat penyimpanan khusus untuk produk berbahaya seperti bahan pembersih

    • Penanggung jawab
    • Penarikan produk

Mencakup rencana mekanisme penarikan produk bila ada produk yang bermasalah atau berpotensi merugikan kesehatan manusia

    • Pencatatan & dokumentasi

Mencakup pencatatan asal bahan yang digunakan, proses produksi, data produk hingga tempat produk didistribusikan

    • Pelatihan Karyawan

Penanggung jawab telah mengikuti penyuluhan keamanan pangan (PKP) dibuktikan dengan sertifikan keamanan pangan dan mentransfer pengetahuan tersebut kepada karyawannya

Referensi lebih lanjut mengenai CPPB – IRTP dapat didapatkan dari :

http://jdih.pom.go.id/showpdf.phpu=HzfTWcVRSEozXrbdVtEwFVOWM5%2BIRyY9TI%2BpEmsAHJI%3D

 

 

 

 

1 thought on “Praktik Produksi Pangan yang Baik (CPPB / GMP) : Apakah wajib untuk Industri Kecil?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s